PAREPARE, CAKRAWALA – Selama Ramadan ini, Dinas Sosial (Dinsos) Parepare membina anak jalanan (anjal) yang masih berkeliaran di beberapa tempat perbelanjaan. Salah satunya pasar senggol jelang berbuka puasa masih tetap menjadi tempat aktivitas anak jalanan.
Kepala Dinsos Kota Parepare, Amir Lolo yang ditemui mengatakan, pihaknya telah memberikan pembinaan terhadap anak jalanan dan juga memberikan pembinaan terhadap orang tua.
Menurutnya, seringkali ditemukan anak jalanan di depan mesjid Agung Kota Parepare jelang berbuka puasa dengan aktivias sebagai pengemis karena hal ini merupakan faktor ekonomi yang tidak mencukupi kebutuhan sehari-harinya,
Sementara berdasarkan hasil pantauan Dinas sosial Kota Parepare sekitar 18 orang anak jalanan yang tersisa 12 orang, 6 orang diantaranya merantau di sekitar wilayah Kalimantan. “Namun hingga saat ini kami belum lagi mendapatkan laporan adanya kericuhan yang di akibatkan dari anak jalanan tersebut,” kata Amir Lolo, Jumat, 3 Agustus kemarin.
Terpisah, Anak jalanan wanita RH (13 tahun), SN (10 tahun) dan Ra (7 tahun) yang ditemui wartawan mengaku, dirinya masih berstatus siswa di salah satu sekolah yang ada di Kota Parepare dan untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya harus mengadu nasib sebagai pengemis. (mg3/tir)

