Jum05242013

Last update12:41:52

Dishub Surati Pengusaha di Poros Sam Ratulangi

BULUKUMBA, CAKRAWALA – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Bulukumba member teguran keras dan menyurati seluruh pengusaha yang ada di jalan poros Sam Ratulangi. Pasalnya para pemilik toko kerap melakukan bongkar muat barang di poros tersebut hingga me­nimbulkan kemacetan.

Kepala Dishubkominfo, Rosali Andi Liong mengemukakan, persuratan dan teguran keras terpaksa dilakukan karena jalur padat Sam Ratulangi yang berada tepat di depan pasar sentral dan terminal sering macet. Ini disebabkan selain jalan tersebut memiliki dua jalur yang cukup sempit.

“Akibatnya jika ada kendaraan pengangkut barang parkir di tepi jalan, dipastikan akan terjadi kemacetan,” ujarnya, Jumat 29 Juni. 

Untuk menertibkan dan membebaskan kemacetan di jalur tersebut, pihaknya segera me­lakukan kordinasi dengan Satlantas Polres Bulukumba.

Kondisi itu menjadi fokus perhatiannya, apalagi tidak lama lagi memasuki bulan Ramadan.

“Biasanya setiap Ramadan, jalur cukup padat dan sering me­nimbulkan kemacetan,” tuturnya.

Kondisi itu tampaknya sudah cukup lama dikeluhkan sopir angkutan umum jurusan Sinjai-Makassar. Mereka kerap terjebak dengan kemacetan di poros Sam Ratulangi.

“Kemacetan bisa berlangsung cukup lama jika banyak truk peng­angkut barang yang parkir di bahu jalan,” keluh, Putra, sopi angkutan umum jurusan Sinjai-Makassar.

Banyak pengendara lainnya juga  merasa terganggu dengan parkiran di bahu jalan terutama di depan pasar sentral. Karena selain tidak tertata, juga sering menimbulkan kemacetan.

“Kami sangat terganggu jika melintas di jalur ini. Terutama jika banyak truk yang parkir di tepi jalan,” ujar Rahmat, salah seorang pengendara. (kr1/ami)