Gubernur Serahkan Bantuan Getarbangdes di Hari Jadi Maros
MAROS,CAKRAALBERITA.COM--Tidak banyak yang tahu jika ayah dari Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, yakni HM Yasin Limpo, pernah menjabat sebagai Bupati Kabupaten Maros. Bahkan, saat menjadi kepala daerah di daerah tersebut, Maros mengalami kejayaan.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Maros HM Hatta Rahman, di sela-sela Peringatan Hari Jadi Kabupaten Maros ke-53 Tahun, yang dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Maros, Rabu (4/7).
“Pak Yasin Limpo pernah menjadi Bupati di daerah ini, dan Maros mengalami kejayaannya ketika itu,” kata Hatta.
Hatta mengungkapkan, memasuki usia ke-53 tahun, Kabupaten Maros mengalami banyak peningkatan. Hal tersebut bisa tercapai karena ada sinergitas antara Pemda Maros dan Pemprov Sulsel. Diantaranya, sharing pendidikan gratis, penyediaan sekolah satu atap di daerah terpencil, bus sekolah gratis, dan beasiswa untuk siswa kurang mampu dan berprestasi.
“Di bidang kesehatan dan kemasyarakatan, kami membangun poskesdes di semua desa dan dilengkapi dengan ambulans, rehabilitas rumah warga miskin, hingga bedah rumah. Kami juga melakukan rehabilitasi pasar,”ujarnya.
Sedangkan, di bidang ekonomi, pemda memberikan kemudahan berinvestasi di Kabupaten Maros serta memperbaiki infrastruktur jalan untuk memudahkan distribusi perekonomian.
“Peringatan hari jadi ini menjadi momentum introspeksi pemerintahan selama dua tahun terakhir. Sektor pertanian menjadi prioritas utama ditunjang perdagangan dan industri. Akhirnya, pertumbuhan ekonomi terus meningkat, bahkan kami prediksi bisa mencapai 8 persen tahun ini. Kami juga berhasil meraih predikat Wajar Dengan Pengecualian dari BPK RI setelah enam tahun berturut-turut disclaimer,” jelasnya.
Sementara, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, tidak ada pemerintahan tanpa legislatif yang baik. Memperingati Hari Jadi Kabupaten Maros ke-53 Tahun, tidak ada lain untuk melakukan konsolidasi emosional. Membangkitkan kembali semangat dan tekad kita mengukur apa yang sudah kita lakukan dan bercermin pada perjalanan yang satu tahun.
“Adakah yang makin baik dan makin maju, adakah yang kurang baik dan tidak sempurna, itulah yang kita introspeksi. Oleh karena itu, sama dengan anak yang naik kelas dan mendapatkan raport, hari jadi ini adalah bagian dari upacara menghadirkan nilai-nilai yang seperti apa yang kita capai. Dan kalau saya melihat apa yang ada sekarang, saya ingin katakan bahwa raportnya pak bupati dan pemerintahan dan kita semua, raport yang bagus, terjadi kesuksesan dimana-mana,” pujinya.
Ia mengungkapkan, terlepas dari laporan Bupati Maros terkait kemajuan daerah yang dipimpinnya, menurutnya mudah saja mengukur keberhasilan suatu daerah. Antara lain, hadirnya pemerintahan yang makin baik dan tidak meladeni dirinya sendiri dan berpihak pada rakyat. Salah satu bentuknya adalah prestasi yang bisa dibanggakan.
“Dan salah satu prestasi yang dibanggakan, Maros keluar sebagai kabupaten yang Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Pemerintahan makin perhatikan rakyatnya,” tuturnya.
Peraih penghargaan Bintang Maha Putera Utama itu, menjelaskan, ada tiga kriteria dan penopang sehingga daerah bisa maju. Pertama, hadirkan pemerintahan yang baik dan terus berpihak dan berpikir untuk kemajuan rakyat, tidak distorsi dan tidak korupsi. Kedua, hadirkan ruang bagi bisnisman, pengusaha, produsen, aktifitas private sektor yang berjalan. Ketiga, hadirnya rasa aman damai karena orang patuh pada aturan-aturan.
“Kalau hadir seperti itu, hadirlah pertumbuhan ekonomi. Seperti itulah para bupati dan walikota saya. Termasuk walikota Makassar dan Bupati Sinjai, semua hebat. Karena hebat juga gubernurnya memang, Artinya sama-sama hebat. Tidak perlu saling menjelek-jelekkan,” urainya.
Mendekati momentum politik pilkada gubernur, Syahrul berpesan, agar Kabupaten Maros tetap terjaga. Momentum politik adalah momentum sesaat dan pasti akan lewat. Oleh karena itu, drama sebabak itu jangan menghancurkan apa yang sudah ada. Jangan mencabik-cabik pemerintahan yang kinerjanya sudah berjalan.
“Mari kita saling percaya. Momentum pilkada gubernur tidak perlu lagi mencabik-cabik ekonomi yang terus berkembang. Mari kita terus dorong. Caranya mendorong, tidak ada kecemasan bagi pelaku ekonomi karena uang paling rentan dan paling penakut di dunia. Oleh karena itu, ciptakan suasana damai, kita harus memperlihatkan kalau politik jalan tapi kita orang Bugis Makassar, selalu saling menghargai dan menghormati. Saya berharap dan saya titipkan ini, jangan ada yang curang-curang,” imbaunya.
Ia menambahkan, jabatan gubernur adalah jabatan terhormat. Oleh karena itu harus diraih dengan cara-cara terhormat.
“Saya juga berharap, pendidikan dan kesehatan gratis harus tetap berlanjut, siapapun gubernurnya. Karena itu yang membuat sebuah kredibilitas perjalanan ke depan semakin baik,” harapnya.
Bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Maros ke-53 Tahun, Bupati Maros HM Hatta Rahman menyerahkan penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) berkinerja baik dan tokoh masyarakat yang banyak berjasa untuk Kabupaten Maros.Sedangkan, Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo menandatangani prasasti proyek-proyek tahun anggaran 2011/2012. Gubernur juga menyerahkan bantuan Gerakan Terpadu Pembangunan Pedesaan (Getarbangdes) sebesar Rp71.640.000.000.(Dewi)

