Sab05252013

Last update12:41:52

PLN akan Bangun PLTS di Tiga Kabupaten

PALOPO, CAKRAWALA – Tahun 2012 ini, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Palopo  berencana akan membangun lima pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di tiga kabupaten yakni, Kabupaten Luwu Timur (Lutim), Luwu Utara (Lutra), dan Kabupaten Luwu.

“Satu PLTS di daerah Latimojong (Luwu), satu di Seko (Lutra), dan tiga lainnya di Luwu Timur,” kata Kepala PT PLN Cabang Palopo, Nova Lince Pammuso kepada wartawan, Jumat, 1 Juni.

Nova menuturkan, pembangun­an PLTS dengan system terpusat ini sebagai upaya pemerintah daam melayani kebutuhan listrik masyarakat yang berdomisili di daerah pegunung­an atau daerah terpencil.  Proyek yang menalan anggaran miliaran rupiah ini, diharapkan segera rampung sehingga masyarakat dapat segera menikmatinya.

Khusus di Kabupaten Luwu TImur, PLTS akan dibangun di Desa Nuha dan Desa Matano, Kecamatan Nuha dan Desa Mahalona, Kecamatan Towuti.  Kemarin, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar ekspose terkait rencana pembangunan PLTS di daerah ini.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Lutim, A Alif Thahar menyatakan, rencana pembangunan PLTS terpusat ini akan segera direalisasikan jika beberapa syarat sudah terpenuhi.

Beberapa syarat yang dimaksud yaitu, tersedianya lahan hibah yang disediakan pemerintah dengan luas minimal 25 meter persegi, lahan ini statusnya pinjam pakai, ijin prinsip dan ijin lokasi, serta surat pernyataan kesanggupan pengelolaan lingkungan  (SPPL).

“Yang terpenting adalah lahan yang dipinjam-pakaikan ini tidak berada pada kawasan hutan lin­dung. Jika semua syarat ini dipenuhi pemerintah daerah, dan dibutikan dalam bentuk dokumen resmi, maka pembangunan PLTS terpusat ini akan segera dilaksanakan,” kata Alif.

Segera Ditindaklanjuti

WAKIL Bupati Luwu Timur, M Thoriq Husler menyampaikan apresiasi positifnya atas rencana pihak PLN tersebut. Ia  mengatakan segera mempelajari semua syarat yang diajukan pihak PLN dan jika memungkinkan secepatnya diselesaikan agar tahun ini bisa dirampungkan.

“Saya harap program yang diajukan PLN di wilayah kita, perlu direspon dengan baik, pelajari dan upa­yakan agar masyarakat kita juga dapat menikmati listrik” tandas Husler.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Staf Ahli Ekonomi, Firnandus Ali Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Lutim, Mandar, Kabid Pengawasan, Pengendalian dan Pemulihan Bapedalda, Darmawan, dan empat Kepala Desa rencana lokasi pemba­ngunan PLTS Terpusat. (kr3/tir)