MAKASSAR, CAKRAWALA – Seorang juru parker (jukir), Herman (35), harus dirawat intensif di Rumah Sakit Awal Bross, lantaran mengalami luka di bagian perut akibat ditikam oleh sekelompok pemuda di Jalan Urip Sumohardjo, Kecamatan Panakkukang, Minggu, 17 Juni dinihari.
Kejadian itu berlangsung saat korban yang hendak kembali ke rumahnya dengan berjalan kaki dihadang oleh kelompok pemuda yang berjumlah tiga orang. Para pelaku kemudian memalak memintai korban untuk menyerahkan uang miliknya.
Tapi, korban menolak dan terus melakukan perlawanan. Takut aksinya ketahuan, pelaku langsung mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan menusuk perut korban.
Namun, aksi pelaku diketahui oleh warga yang berada di sekitar lokasi kejadian dan menangkap para pelaku. Pelaku sempat dihajar warga hingga babak belur, bahkan nyaris tewas.
Untungnya, petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang dengan cepat tiba di lokasi mengamankan para pelaku. Diketahui ketiga pelaku tersebut adalah Anto (22), Hendra (33), dan Juma (25) masing-masing warga Jalan Dr Leimena, Kecamatan Panakkukang.
Dari tangannya, petugas menemukan sebilah parang sebagai barang bukti yang digunakan pelaku menusuk korban. Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek Panakkukang untuk menjalani pemeriksaan.
Kepala Polsek Panakkukang, Komisaris Polisi (Kompol) Agung Setyo Wahyudi, mengatakan, para pelaku sementara ini masih dalam proses pemeriksaan. “Pelaku masih kami periksa. Kalau nantinya dalam pemeriksaan, ketiganya bersalah, kami akan tahan mereka,” kata Agung, di kantornya, Minggu, 17 Juni. (sam/ism)

