MAKASSAR, CAKRAWALA – Staf Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementrian Dalam Negeri, Indar Parawansa Daeng Beta, yang berniat maju di Pemilukada Takalar mendatang, mengandalkan koalisi non-parlemen sebagai kendaraan politiknya.
Indar dalam konferensi pernya di Warkop Daeng Sija, Jalan Topaz Raya, Makasar, Jumat, 8 Juni menerangkan, dirinya diperkuat 17 partai non parleman. Indar mengaku dukungan 17 partai tersebut akan rampung dalam waktu dekat ini. Ke-17 parpol non parlemen ini setara dengan suara 23 persen lebih.
“Kami sudah komunikasi, tapi belum deal. Tapi rencana dalam 10 hari terakhir ini sudah bisa selesai,” yakin Indar, kemarin.
Terkait pasangannya, Indar yang bakal maju sebagai Calon Bupati Takalar, mengaku sejumlah tokoh telah menjalin komunikasi. Sayang, Indar enggan membeberkan nama-nama kandidat tersebut dengan alasan tidak ingin menyinggung perasaan yang bersangkutan.
“Yang jelas, mereka itu ada yang dari kalangan birokrat, akademisi, konsultan, dan pengusaha. Kecuali politisi, itu tidak ada,” beber Indar.
Indar mengaku lebih memprioritaskan tokoh perempuan sebagai pendampingnya kelak. “Kalau menurut teman-teman sebaiknya tokoh perempuan dan atau akademisi yang kita temani berpasangan,” beber suami dari mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Gus Dur, Khofifah Indar Parawansa ini.
Sejauh ini, hanya ada satu kandidat perempuan yang disebut-sebut akan maju di Pemilukada Takalar yakni Andi Nurhikmah Olla Lappeng. Nurhikmah juga dikenal sebagai tokoh akademisi asal Takalar. (del/tan)

