Sen05202013

Last update04:09:15

Syahrul Dieluk-elukkan di “Kandang” Azis


altBUA,CAKRAWALA--Petahana Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo dalam safari ramadannya di Kabupaten Luwu, disambut antusias dan dieluk-elukkan ratusan warga dan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Besar Walenrang Lamasi (Walmas) Kabupaten Luwu, ketika tiba di Bandara Bua, Luwu, Jumat (3/8).
 
Walmas yang merupakan tanah kelahiran Wakil Bupati Luwu, yang sekaligus Ketua Partai Demokrat Luwu, Syukur Bijak selama ini diketahui sebagai salah satu basis utama Azis Kahar Muzakkar untuk Pilgub mendatang.
 

Koordinator Keluarga Besar Walmas Kasmin Ipung Massewa, dalam orasinya, mengatakan, Keluarga Besar Walmas siap bersama-sama Syahrul Yasin Limpo memenangkan Pilkada mendatang. Dengan harapan, daerah Walmas, Luwu, serta Sulsel secara keseluruhan bisa lebih maju lagi.

"Kami dari Keluarga Besar Walmas menyatakan sikap untuk mendukung dan memenangkan kembali Pak Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu'mang pada pilkada nanti," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, kandidat incumbent Syahrul Yasin Limpo, mengaku bangga karena dukungan yang diberikan padanya berdasarkan ideologi dan cita-cita untuk memajukan daerah.

"Kita sama-sama bukan hanya untuk mendudukkan Syahrul sebagai gubernur, tapi kita tidak mau spekulasi untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Sulsel," ujarnya.
 
Gubernur Sulsel itu mengungkapkan, ia dan Bupati Luwu Andi Mudzakkar, sedang mendorong agar Walmas menjadi daerah yang berdiri sendiri. Bahkan, prosesnya sementara berjalan dan sudah ditandatangani.

"Ini bukan janji politik karena saat ini prosesnya sudah berjalan. Mari kita kawal dengan niat yang baik, agar masyarakat Walmas ke depannya lebih sejahtera lagi," terangnya.

Syahrul berpesan, Keluarga Besar Walmas berjuang memenangkan dirinya dengan cara-cara yang baik dan tidak memfitnah atau menjelek-jelekkan kandidat lain. Ia juga mengajak para simpatisan dan relawannya tersebut untuk menciptakan pilkada yang damai di daerah Luwu.
 
"Jabatan gubernur bukan segala-galanya untuk saya. Mari kita bersaing dengan menunjukkan prestasi kita, jangan menjelek-jelekkan orang lain. Kita bersama-sama menciptakan pilkada yang damai, tidak perlu ada benturan-benturan," imbaunya. (Dewi/wsc)