Pamer Kemesraan di Launching Tahapan Pilgub di Menara Bosowa
MAKASSAR, CAKRAWALA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel diminta bekerja secara profesional dan objektif pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2013 mendatang. Terkhusus, dalam menyiapkan personil yang menyadari tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyelenggara pemilu.
“Kalau KPU melakukan fungsi dan tugasnya secara benar dan profesional, maka pilgub akan berproses sesuai yang kita harapkan,” kata Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) di sela-sela seminar nasional, launching tahapan, program, jadwal, maskot dan jingle Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, yang diselenggarakan KPU Sulsel, di Menara Bosowa, Sabtu, 14 Juli kemarin.'
Syahrul mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk antisipasi dan kepekaan dimulainya tahapan pilgub dengan sesuatu yang baik. Tentunya, harus pula didukung dengan proses yang baik.
“Proses yang baik ditentukan siapa di baliknya. Momentum politik adalah momentum sesaat. Proses demokrasi, bukanlah hal yang baru, jadi jangan merusak apa yang telah ada,” ujarnya.
Ketua DPD I Golkar Sulsel itu menambahkan, ia dengan kandidat lain yakni Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan juga Bupati Sinjai Rudiyanto Asapa adalah bersaudara. Sehingga, pilkada tidak akan pernah bisa menjadi pemisah.
“Jangan meragukan saya dengan Pak Ilham, apapun yang terjadi tidak akan bisa memisahkan saya dengan Ilham,” imbuhnya.
Ilham Arief Sirajuddin menegaskan tidak ada kekhawatiran terkait apa yang disampaikan Syahrul. Ia (Syahrul) hanya mengingatkan tugas dan fungsi KPU dalam setiap proses pemilu.
“Apalagi kita sudah menyaksikan tadi KPU menandatangani pakta integritas. Jadi saya tegaskan kembali, tidak ada kekhawatiran di sini,” tegas Ilham.
Sementara, Ketua KPU Sulsel Jayadi Nas, mengatakan, launching ini menandai awal dari tahapan pilkada, meskipun sudah sejak awal KPU melakukan persiapan. “Pilgub adalah sarana dalam menata sistem perpolitikan dan tata kelola pemerintahan ke depan. KPU tidak berada pada posisi kandidat tertentu,” pungkasnya.
Jayadi mengungkapkan, pemilihan gubernur akan dilaksanakan, Selasa, 22 Januari 2013. Sebelumnya, akan dilakukan tahapan awal penyampaian daftar penduduk potensial pemilu yang akan diserahkan Pemprov Sulsel tertanggal 13 Agustus 2012 untuk kemudian diverifikasi oleh KPU. “Kami juga akan ke kabupaten/kota di Sulsel untuk menyiapkan PPK adhoc dan PPS. Pastinya, tahapan akan dilakukan sesuai agenda yang ada,” pungkasnya.
Jayadi juga mengimbau agar bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel dan seluruh tim sukses turut menjaga kelancaran pilgub nantinya. “Jangan ragukan kami di KPU Sulsel dan kabupaten/kota. Independensi, netralitas dan kemandirian adalah harga bati bagi kami,” pungkasnya.
Di sela-sela acara, baik SYL maupun IAS kembali memperlihatkan kemesaraannya. Kedua tokoh Sulsel ini di depan para wartawan saling berpelukan yang disaksikan Jayadi Nas. “Siapa bilang saya dan Ilham ada masalah. Kami ini bersaudara dan tak akan ada yang bisa memisahkan,” kata Syahrul. (del/tir)

