Jum05242013

Last update12:41:52

Polda Sulselbar Hanya Terima Sebelas Lulusan Akpol

MAKASSAR, CAKRAWALA— Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), tahun ini hanya menerima sebelas lulusan akademi kepolisian (Akpol). Itu berdasarkan daftar isian pelaksanaan anggaran (Dipa) yang ditetapkan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Berdasarkan data kepolisian, sejak dibuka pendaftaran perwira Akpol pada Senin, 23 April sampai Senin, 21 Mei lalu, jumlah pendaftar mencapai 500 orang. Para peserta pendaftaran berasal dari wilayah hukum Polda Sulselbar.

Namun setelah menjalani pemeriksaan kelengkapan adminstrasi, ternyata hanya sekitar 300 peserta dinyatakan lulus berkas dan sisanya dianggap tidak memenuhi prasyarat alias gugur. Adapun peserta lulus tersebut kini menjalani proses pemeriksaan kesehatan pertama.

“Tes kesehatan pertama merupakan salah satu tahapan untuk mengikuti tes selanjutnya. Kami juga sudah memeriksa administrasi berkas masing-masing peserta, dan hanya 300 memenuhi syarat,” ung­kap Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar Komisaris Besar Polisi Chevy Ahmad Sopari, Sabtu, 26 Mei.

Mantan Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Parepare ini menuturkan, banyaknya pendaftar yang ingin menjadi perwira abdi negara menandakan antusias putra-putri di wilayah Sulselbar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sangat tinggi.

“Mereka akan bersaing ketat untuk diterima, karena kami hanya menerima sebelas Akpol saja,” terang Chevy kepada Cakrawala via telepon selular.

Meski demikian, tegas Chevy, tidak tertutup kemungkinan jumlah Akpol yang akan diterima bisa bertambah dan melebihi kuota. “Apabila ada peserta memiliki prestasi dan nilai bagus, maka jumlah yang akan diterima bisa saja bertambah,”tandas Chevy. (sam/tir)