Min05192013

Last update04:09:15

Pemerhati: Athletic Bilbao Alihkan Gaji Pemain

  • PDF

MAKASSAR, CAKRAWALA –  Rencana manajemen PSM Makassar bersama Event Organizer Myevent untuk mendatangakan salah satu klub papan atas Liga Spanyol, Athletic Bilbao di Makassar, ditanggapi sejumlah pemerhati PSM.

Manajemen PSM dinilai hanya melakukan pengalihan isu terkait gaji pemain yang belum terbayarkan hingga empat terakhir. Rinciannya periode Mei-Juni-Juli, dan khusus untuk Mei, manajemen telah mencicil sebanyak 40 persen.

Koordinator Komunitas Pemerhati PSM, Takbir Akbar berpendapat, rencana laga Friendly Match antara Atlhetic Bilbao menghadapi Pasukan Ramang merupakan pengalihan isu atas situasi pelik soal pembayaran gaji pemain.

”Itu isu murahan hanya pengalihan isu gaji. Logikanya, klub eropa tidak main kalau hanya dalam Friendly Match, apalagi tur laga ekshebisi klub eropa telah selesai. Saat ini klub eropa gencar melakukan laga uji coba resmi, sesama klub-klub eropa dan Amerika latin. Itu  dalam mengukur kekuatan mereka untuk persiapan kompetisi musim depan,”tegas Akbar, Kamis, 9 Agustus kemarin.

Hal senada juga ditegaskan Dubes The Maczmen Zona Jabotabek, Indra ‘Igo’ Pangeran. Kepada Cakrawala, Igo mengatakan, itu hanya rumor dan spekulasi sebab posisi manajemen semakin terjepit.

Dimana kas konsorsium telah kosong untuk membayar sisa gaji tim-tim peserta IPL, termasuk tim Ayam Jantan dari Timur sampai menjelang lebaran ini.

“Itu cuma spekulasi saja. Mau main dimana kalau Atlhetic Bilbao datang ke Makassar. Sebaiknya manajemen usahakan saja gaji pemain. Cari sponsor yang banyak, biar cepat bayar gaji pemain. Kasihan para pemain THR nya juga tidak ada,” sambungnya.

Sementara kubu suporter dari Komunitas Vip Selatan (KPS), Erwinsyah, menyikapi sebaliknya. Hal itu menurutnya bukanlah rumor yang digemborkan manajemen PSM. Erwinsyah mempercayai bahwa Event Organizer asal Jakarta, Myeved memang telah berkomunikasi dengan pihak manajemen PSM terkait hal tersebut.

“Cuma yang jadi persoalan utama ada pada kendala Stadion Mattoanging yang tak bisa menampung  animo penonton. Biar tiket mahal saya yakin pasti ramai. Sedangkan fasilitas stadion seperti lampu kondisi lapangan tidak berstandar internasional jadi laga Friendly Match itu tidak jadi,” jelas Erwinsyah.

Sementara Lokal Media Offiser PSM Makassar, Andi Widya Syadzwina saat berusaha dimintai keterangannya terkesan enggan berkomentar. Pesan singkat yang dikirim tak dibalas.

Padahal sebelumnya CEO PSM, Rully Habibie, menyatakan hal ini melalui Lokal Media Offiser PSM, jika EO-Myevent berencana mendatangkan Athetic Bilbao untuk menghadapi PSM Makassar. (omr/tir)