MAKASSAR, CAKRAWALA – Dua punggawa PSM Makassar, Rasyid Asahid Bakri, dan Kurniawan Karman optimistis mampu menembus skuad timnas U-23 untuk persiapan SEA Games di Myanmar pada 2013 tahun depan.
Keduanya mengaku tidak menghiraukan ketatnya persaingan dalam seleksi timnas Garuda junior tersebut. Meski demikian, berbagai persiapan telah dilakukan keduanya.
Tim besutan dari pelatih Aji Santoso dan Widodo Cahyonono Putra, memang telah memasuki fase sistem gugur. Dari 30 pemain yang telah diundang ke training centre (TC) di Kota Jogjakarta, 12 di antaranya sudah angkat koper alias ditolak. Itu termasuk dua pemain PSM, Agung Battola dan Fadly Manna.
Keduanya pun telah pulang Ke Makassar pada Sabtu, 9 Juni lalu. Namun bagi Rasyid dan Kurni, mereka masih bisa bersaing dan tetap bertahan di tengah ketatnya persaingan.
Sebenarnya delapan pemain muda skuad pasukan Ramang telah terdaftar dalam list timnas U-23. Namun sebelumnya mereka telah terdepak setelah PSSI melakukan kebijakan baru.
Dimana PSSI menggabungkan seluruh pemain dari kompetisi Indonesian premier league (IPL) dan Indonesian super League (ISL), yang membuat persaingan semakin panas di training centre Kota Jogjakarta.
Kedelapan pemain itu masing masing, Aditya Putra Dewa, M Aswar, Andi Muhammad Guntur, Agung Battola, Fadly Manna, Ahmad Hisyam Tolle, Kurniawan Karman, dan Rasyid Asahid Bakri. Namun enam pemain, selain Rasyid dan Kurni telah positif terdepak timnas garuda U-23.
Arsitek PSM Petar Segrt berharap jika dua pemain yang tersisa itu bisa mewakili pemain muda PSM untuk unjuk gigi di ajang internasional nantinya.
“Mudah mudahan Rasyid dan Kurni tidak gugur. Saya harap keduanya bisa dipatenkan di timnas U-23 persiapan SEA Games nanti, suatu kerugian bagi timnas kalau mendepak Rasyid dan Kurni,” tandas Petar.
Menurut Petar, dari semua tim Indoensia pemain PSM paling banyak mendapat kesempatan untuk ke timnas senior dan junior. Petar menyebut timnya adalah tim penyumbang pemain terbanyak ke timnas senior maupun junior.
“Sepuluh lebih pemain kami ke timnas, dan itu menandakan kalau pemain kami dilirik karena punya kualitas dan talenta yang hebat, terutama pemain muda bisa dibilang saat ini adalah generasi emas para pemain muda,” ungkapnya. (omr/tir)




