Sel05212013

Last update12:41:52

Target Rebut Tiket 8 Besar

  • PDF

MAKASSAR, CAKRAWALA – Tren positif yang diraih tim Ayam Jantan dari Timur tersebut, menjadi senjata mantan juru taktik Bali Devata FC itu, dalam memompa semangat anak asuhnya menghadapi laga yang kerap dijuluki el clasico jika Pasukan Ramang bentrok dengan Pasukan Aremania.

Tensi tinggi pun dirediksi kembali tersaji dan mewarnai jalannya laga dua tim yang memiliki sejarah besar ini, pasalnya pada pertemuan di leg pertama lalu, di stadion Gelora Andi Mattalata, Rabu, 16 Mei lalu, laga tersebut juga berjalan sarat emosi dalam tempo permainan keras antara kedua tim.

Sehingga tak tertutup kemungkinan, kedua tim kembali melancarkan perang urat sarat di dalam lapangan antar para pemain, maupun perang taktik antar dua pelatih beda karakter tersebut dari luar lapangan, tim Juku Eja sangat antusias menyambut laga penuh gengsi itu, dengan memboyong 19 skuad terbaiknya anak asuh Petar Segrt siap mempermalukan tim Singo Edan dikandangnya.

Walaupun beberapa pilar masih meragukan untuk tampil. namun Petar dapat tambahan amunisi. setelah mesin gol M Rahmat sudah kembali dari timnas, dan pemain asal Takalar bersiap menebar ancaman bagi gawang Arema setelah absen di leg pertama lalu, membela timnas garuda di turnamen Al Nhakbah di Palestina.

Sementara bagi tim Arema Indonesia dengan kekalahan 2-1 yang dideritanya di kandang Makassar 16 Mei lalu, hal itu menjadi pelajaran berharga bagi tim Arema untuk membalas kekalahan di kandangnya. Tentu Pelatih Arema sudah membaca kekuatan dan kelemahan tamunya nanti, dan sudah pasti mereka tak ingin dipermalukan didepan publiknya oleh tim juku eja.

Arema Indonesia sudah tiga kali bentrok dengan PSM di dua Kompetisi berbeda, dua di IPL dan satu kali di copa Indoensia, kedua tim tentu sudah membaca kekuatan masing masing, kini tinggal kesiapan dan kerja keras yang mempe­ngaruhi performa permainan kedua tim di pertandingan ini.

Kans kedua tim untuk lolos ke babak 8 besar masih terbuka dan hal itulah yang akan memotivasi kedua tim untuk berjuang mengantongi tiket 8 besar, kunci bagi PSM, jika mampu menahan imbang Arema. maka mereka akan lolos dengan agregat 2-1 setelah punya modal kemengan kandang diper­temuan sebelumanya.

Sementara bagi Arema Indonesia, jika mampu memaksakan skor menjadi 1-0 maka mereka yang akan lolos, sebab Arema punya modal produktifitas gol pada laga tandang di pertemuan pertama, karena itu dengan dukungan supporter panatiknya hal itu akan menjadi senjata bagi pelatih Arema untuk merusak mental PSM di pertandi­ngan nanti, apalagi PSM kurang bersahabat di stadion gajayana. Dimana rekor kemenangan Arema lebih baik dari PSM. (omr/mri)