MAKASSAR, CAKRAWALA – Gelandang belia milik PSM Makassar, Ahmad Hisyam Tolle, mendapat pencerahan dari pelatih PSM Petar Segrt saat latihan game timnya di Lapangan Karebosi, Senin, 18 Juni lalu. Pasalnya, pemain yang berposisi sebagai stopper tersebut melakukan tekel sangat keras terhadap rekannya, Aditya Putra Dewa (gelandang) saat mendribel bola, akibatnya tangan Dewa tergelincir dan mengalami cedera ringan.
Sontak, mentor PSM Petar Segrt terpaksa terpaksa memanggil Tolle untuk memberi pemahaman bagaimana bermain secara sportif, dan bermain sebagai pemain professional. Petar tak henti-hentinya memberikan arahan kepada pemain termuda di skuad Pasukan Ramang itu, tentang bagaimana mengambil bola tanpa mengakibatkan resiko kepada pemain lawan maupun menghindari ganjaran kartu dari wasit.
“Tolle pemain muda yang punya bakat besar, tapi teknik dan mentalnya belum matang. Dia harus banyak belajar bagaimana menjadi pemain prosfesional karena saya lihat dia masih sangat labil. Sementara cara yang dilakukannya sangat penuh resiko kepada rekannya, apalagi ini hanya latihan, bisa saja dia melukai tim lawan, dan tentu bisa dapat kartu kalau terus seperti itu,” ujar Petar.
Namun menanggapi teguran dari sang pelatih, Tolle menyadari telah melakukan tindakan yang memang cukup berisiko sehingga menerima arahan Petar dengan lapang dada, pemilik jersy 5 di skuad Juku Eja itu, berpikir bijak bahwa apa yang dikatakan Petar kepadanya, tentu adalah yang terbaik untuk perkembangannya kedepan.
“Saya terima teguran pak pelatih, apa yang dikatakan pasti karena ingin melihat cara bermain saya lebih baik lagi. Saya percaya ucapan pelatih, itu sangat mendidik dan membangun demi perkembangan saya kedepan,” ucap Tolle.
Dari pantauwan Cakrawala, insiden tersebut, membuat Dewa sempat mengalami perawatan medis karena mengeluh kesakitan dibagian tangan kanan. Akibat takling keras dari Tolle, Dewa terguling dan menginjak bola sehingga tergelincir, namun berselang beberapa menit setelah Dewa kembali siuman, Tolle kembali diijinkan oleh Petar melangsungkan game dengan cacatan tidak mengulangi lagi tindakan penuh resiko tersebut. (omr/mri)




