Jum05242013

Last update12:41:52

Karya Tri Astoto Masuk Dokumentasi Sastra Indonesia

  • PDF

PAREPARE, CAKRAWALA – Setelah beberapa karyanya terpilih bersanding dengan karya sastrawan terkenal se-Indonesia, kali ini karya puisi Tri Astoto Kodarie menghiasi Seri Dokumentasi Sastra Pendhapa 14. Buku yang berjudul Requiem bagi Rocker, dikeluarkan oleh Taman Budaya, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.

Sastrawan Parepare, Tri Astoto, mengaku kaget, tiba-tiba ada kiriman buku dan salah satu karyanya masuk dalam buku dokumentasi Sastra

Pendhapa. Padahal untuk memasukkan karya di buku seperti itu, tidaklah mudah, bahkan banyak sastrawan terkenal yang karyanya belum dimasukkan. Meskipun terkesan tak percaya, namun Kepala SMPN 10 Parepare ini pun berbangga diri.

“Siapa yang tidak bangga jika karyanya dihargai. Saya sempat heran, kenapa tiba-tiba ada karya saya di dokumentasi itu, ternyata karya yang selama ini saya buat selama ini dilirik juga sastrawan lain,” akunya.

Belum lama ini, beberapa karya Tri pun, sempat masuk dalam kumpulan karya puisi ternama yang dirangkum dalam tiga bahasa. Khusus doumentasi Sastra Pendhapa yang disunting Sosiawan Leak, menghadirkan ratusan karya dari beberapa sastrawan ternama. Puisi karya Tri sapaan Tri Astoto sendiri, yang berhasil masuk dokumentasi berjudul Di Pintu Lautmu.

“Itu merupakan salah satu karya lama saya. Senang sekali ternyata masih di lirik. Tak perlu memandang usia untuk menciptakan prestasi, karena prestasi tidak untuk pelajar saja, tapi guru dan kepala sekolah pun bisa terus menciptakan prestasi,” tandasnya. (mg3/ami)